4 Alasan Mengapa Diet Keto Saat Hamil Sangat Tak Disarankan 

Bagi Anda yang berencana menjalani diet keto saat kehamilan, sebaiknya urungkan niat tersebut dari sekarang. Diet keto yang merupakan diet low-carbo, berpotensi membuat ibu hamil dan janin kekurangan karbohidrat. Padahal, karbohidrat merupakan salah satu sumber energi utama saat kehamilan. Berikut ini adalah 4 alasan mengapa diet keto saat hamil sangat tidak dianjurkan.

  1. Risiko Lambatnya Pertumbuhan pada Janin yang Dikandung

Penelitian atas efek diet keto pada kehamilan memang belum begitu banyak, namun banyak ahli kesehatan mengungkapkan bahwa diet ini berefek buruk pada janin. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan oleh BMC Pregnancy and Childbirth, janin dalam kandungan tikus yang diberi menu diet keto, mengalami masalah dalam pertumbuhan. Bukan tak mungkin ini juga terjadi pada janin manusia.

Janin yang dikandung tikus tersebut mengalami pertumbuhan yang lambat, jantung dan otak yang lebih kecil, serta tulang belakang yang melebar. Lebih lanjut, dalam penelitian tersebut disebutkan bahwa diet keto dihubungkan dengan disfungsi organ serta perubahan sikap pada janin yang dilahirkan nantinya. Anda tentu tak ingin janin yang Anda kandung mengalami nasib yang serupa bukan?

  1. Karbohidrat Sangat Dibutuhkan untuk Perkembangan Janin

Saat Anda menjalani diet keto, maka tubuh dipastikan akan kekurangan asupan karbohidrat. Hal ini dikarenakan menu diet keto lebih banyak mengandung lemak dan protein. Namun, tahukah Anda bahwa karbohidrat, khususnya glukosa, merupakan sumber energi utama untuk pertumbuhan dan perkembangan janin? Kekurangan glukosa bisa menyebabkan masalah serius dalam pertumbuhannya.

Para ahli gizi sendiri menyarankan porsi karbohidrat yang sebaiknya dikonsumsi ibu hamil adalah sebanyak sepertiga dari makanan dasarnya. Jika tubuh kekurangan karbohidrat saat hamil, tak hanya janin yang terganggu perkembangannya, kesehatan ibu hamil pun juga akan terganggu. Menjalankan diet keto saat hamil, akan membuat Anda cepat merasa lelah karena menipisnya karbohidrat.

  1. Diet Keto Mengurangi Secara Drastis Konsumsi Buah Saat Hamil

Buah merupakan salah satu jenis makanan yang tak termasuk dalam menu diet keto. Padahal, buah sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil, karena memiliki kandungan vitamin dan mineral yang begitu melimpah. Hal tersebut dipaparkan oleh Dr. Charles Seltzer, seorang ahli gizi yang berdomisili di Philadelphia. Buah begitu krusial manfaatnya bagi perkembangan janin yang dikandung.

  1. Diet Keto Berpotensi Membuat Ibu Hamil Kekurangan Asupan Serat

Salah satu efek samping yang kerap ditimbulkan oleh diet keto adalah gangguan pencernaan. Hal ini terjadi salah satunya karena kurangnya asupan serat yang diterima oleh tubuh. Ibu hamil yang mengalami kekurangan serat, tentu akan sulit mencerna makanan. Alhasil, berat tubuh bisa makin meningkat, serta risiko meningkatnya jumlah kolesterol jahat.

Itulah tadi 4 alasan mengapa diet keto saat hamil tak dianjurkan untuk dilakukan. Jika Anda ingin sekadar membatasi asupan karbohidrat yang berlebihan jumlahnya, baiknya konsultasi dengan dokter perihal menu diet yang tepat saat kehamilan. Jangan cobakan langsung diet keto saat tengah mengandung, karena bisa berefek buruk pada Anda dan juga janin.